You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
P3S Lakukan Operasi Ranjau Paku di Perempatan Ancol
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

Petugas P3S Sisir Ranjau Paku di Ancol

Ranjau paku masih jadi momok bagi pengendara sepeda motor dan mobil. Untuk memberantas ranjau paku, petugas Pelayanan, Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S) Suku Dinas Sosial Jakarta Utara menyisir kawasan Ancol, tepatnya di perempatan pintu masuk Ancol.

Arah Kampung Pandan menuju Terminal Tanjung Priok paling banyak kita temukan ranjau paku

Dari hasil penyisiran yang melibatkan enam petugas P3S, setiap minggunya berhasil dikumpulkan paku seberat 2 kilogram. Paku tersebut rata-rata berukuran 5-10 sentimeter.

Sudinhub Jakpus Segera Beli 8 Mobil Ranjau Paku

"Arah Kampung Pandan menuju Terminal Tanjung Priok paling banyak kita temukan ranjau paku. Penyisiran ini untuk meminimalkan jumlah pengendara yang menjadi korban ranjau paku," kata Heru, Koordinator Titik Rawan PMKS Suku Dinas Sosial Jakarta Utara, Sabtu (21/3).

Heru menduga pelaku penebaran ranjau paku beroperasi pada malam saat kondisi lalu lintas relatif sepi. Terlebih di sekitar lokasi banyak terdapat tukang tambal ban.     

Dikatakan Heru, ranjau paku itu tidak hanya membuat ban kendaraan bocor tiba-tiba, melainkan juga bisa mengakibatkan kecelakaan. 

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6862 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5675 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3340 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2125 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1893 personAnita Karyati